Dekan Fakultas Hukum Dr. Ismail Rumadan, MH. Dalam sambutannya “Perbandingan sistem Pemilihan Presiden Indonesia dan Korea Selatan sangat penting untuk dibahas dalam seminar ini  karena nantinya dapat diketahui bagaimana sistem Pemilihan Umum baik itu Pemilihan Presiden, Legislatif, dan Kepala Daerah. Apalagi setelah Undang-Undang No. 7 Tahun 2017, tentang Pemilu Serentak yang akan dilakasanakan Pemilihan Umum serentak pada tanggal 17 April 2019. Selain itu seminar ini sebagai sarana untuk memberikan sosialisasi dan penidikan politik kepada masyarakat terutama kepada mahasiswa bagaimana sistem Pemilihan Umum di Indonesia dan Korea, sambung Ismail.

Menurut  Ahmad Sobari, SH., MH. Ph.D. Sistem Pemilu di Korea selatan diadakan pada tingkat nasional yang digunakan sebagai wahana memilih Presiden dan Majelis Nasional. Presiden dipili secara langsung dan masa jabatan dalam 1 periode selama 5 tahun, kemudian Oemilu Daerah dilaksanakan setiap 4 tahun untuk memilih Gubernur, Wali Kota dan anggota legislatif tingkat propinsi dan Kabupaten/kota. Ungkapnya selaku Narasumber.

Menurut Politikus dan Akademisi Drs. Ganjar Razuni, SH., M.Si. Pemilu di Indonesia sejak terbitnya Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 maka pada tahun 2019 Pemilu di Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Presiden, Legislatif DPR/DPRD Propinsi Kabupaten/Kota, DPD secara serentak yang dilaksanakan setiap 5 tahun. Pada Pilpres, pasangan capres-cawapres diajukan oleh partai politik atau gabungan peserta pemilu yang memperoleh kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau 25% dari suara sah secara Nasional Pemilu anggota DPR sebelumnya.

galery >>>

 

| Pameran Photography Lainnya

WhatsApp Image 2026-01-19 at 08.49
Seminar Nasional (DePA-RI) Jakarta Raya bersama Fakultas Hukum Universitas Nasional "Menelisik RUU Perampasan Aset: Upaya Pencegahan Korupsi atau Potensi Penyalahgunaan Kekuasaan?"
Mari bergabung dalam acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Pergerakan Advokat Republik...
Read More
WhatsApp Image 2026-01-19 at 08.34
SEMINAR NASIONAL Pro Kontra Pilkada oleh DPRD "Mewujudkan Pilkada yang Optimal Demokrasi dan Berintegritas"
Fakultas Hukum Universitas Nasional bekerja sama dengan Hamrin Channel, Pus D Kon, dan Kliendi Law Indonesia...
Read More
berita_Prof basuki
Ahli Nilai Nota Kesepahaman Tanpa Bahasa Indonesia Tak Boleh Dibiarkan
JAKARTA, HUMAS MKRI – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Nasional Basuki Rekso Wibowo menjelaskan...
Read More
Scroll to Top